Selasa, 22 April 2014

Laporan 7



Fakultas Teknik UNP Padang
Nama : Taufiq Muhammad Nur
Jurusan: Teknik Elektronika
NIM   : 1201912
Prodi    : Pendidikan Teknik elektronika
Grup  : 2E2



A.    Tujuan
Setelah mengikuti praktikum ini diharapkan mahasiswa mampu:
1. Mengetahui blok rangkaian dan fungsi dari bagian penerima radio FM.
2. Mengetahui karakteristik kerja rangkaian penerima FM.
3. Melihat besaran dan bentuk sinyal dari masing-masing begian pada penerima
    FM.


B.     Alat dan Bahan
1.  Trainer penerima FM
2.  Oscilloskop
3.  AFG
4.  Multimeter
5.  Toolset
6.  Kabel listrik
7.  Loudspeaker


C.    Teori Singkat
            Radio komunikasi FM merupakan radio broadcast yang banyak digunakan. Dibandingkan dengan jenis radio komunikasi yang lainnya dikarenakan suara yang dihasilkan jauh lebih bersih dibandingkan yang lainnya dan gangguan dari noise terhadap sinyal informasi yang dihasilkan jauh lebih rendah dibandingkan radio siaran lain. Radio komunikasi FM bekerja pada spektrum frekuensi VHF 88-108 MHz dengan jenis modulasi frekuensi (FM). Pada sistem komunikasi broadcast FM selainsuara yang dihasilkan lebih bersih juga menggunakan sistem stereo yang akan menghasilkan suara lebih bagus dibandingkan dengan sistem mono sesuai dengan format sistem audio yang banyak dikembangkan yaitu format audio stereo.
Bagian antena (aerial) berfungsi menerima sinyal gelombang elektromagnetik di udara yang berasal dari stasiun pemancar dan merubahnya menjadi gelombang listrik dan diteruskan kebagian penala.
Bagian RF, Mixer, dan oscilloskop berfungsi sebagai bagian penala (tunning) yang berfungsi memilih siaran yang diinginkan dan akan menghasilkan frekuensi IF sebesar 10.7 MHz. Bagian ini disebut juga dengan frekuensi converter, karena bagian ini merubah besaran frekuensi yang diterima oleh antena yang berkisaran antara frekeunsi 88-108 MHz menjadi frekuensi antara IF sebesar 10.7 MHz.
Penguat IF memperkuat frekuensi antara 10.7 MHz yang berasal dari bagian penala dan besarannya disesuaikan dengan bagian berikutnya dari blok diagram.
FM demodulator atau yang dikenal juga dengan de-empasisberfungsi memisahkan sinyal carier dengan sinyal suara. Pada bagian ini sinyal yang dihasilkan sudah murni sinyal audio, bukan sinyal yang masih termodulasi yaitu sinyal yang masih tercampur antara audio dan sinyal carrier.
AF voltage Amplifier dan AF Power Amplifier merupakan bagian penguat suara yang akan memperkuat sinyal suara dan menggerakan loudspeaker sehingga menghasilkan getaran suara yang dapat didengarkan oleh telinga manusia dan pada sistem stereo bagian ini terdiri dari dua  buah penguat yang akan menggerakkan dua buah loudspeaker.


D.    Langkah Kerja
1. Lengkapilah peralatan dan bahan praktikum yang akan digunakan, periksa
    terlebih dahulu peralatan dan pastikan peralatan bekerja dalam keadaan baik
    dan bekerja.
2.
Rakit dan instalasilah trainer penerima FM dengan benar.

 

3. Carilah salah satu siaran yang paling bersih.
4. Lakukan pengukuran pada keluaran dari bagian tuner yang akan menghasilkan
    sinyal IF sebesar 10.7 kHz dan gambarkan bentuk sinyal dan catat tabel
    berikut ini.
5. lakukan pengukuran pada bagian keluaran IF Amplifier, bandingkan sinyal
    keluaran dan sinyal yang masuk pada bagian ini. Apa yang diperkuatkan dan
    berapa penguatan pada bagian ini.
6. Pada bagian FM demodulator terjadi pemisahan  antara sinyal carier dengan
    sinyal informasi lakukan pengamatan dan gambarkan bentuk dari keluaran
    rangkaian ini?
7. pada bagian terakhir lakukan pengukuran pada bagian audio, berapa kali
    penguatan yang dilakukan pada bagian ini? Dan gambarkan bentuk sinyal
    outputnya?.


E.     Gambar Kerja




F.     Analisa


Gambar bentuk sinyal keluaran dari bagian tunner


Gambar bentuk sinyal IF input



Gambar bentuk sinyal IF output



G.    Kesimpulan
            Berdasarkan hasil praktikum dan analisa yang telah dilakukan mengenai blok penerima FM, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan bahwa:
1. Radio komunikasi FM menghasilkan suara yang lebih jernih dibandingkan
    dengan radio komunikasi lainnya.
2. Radio komunikasi FM bekerja pada spektrum frekuensi VHF (very high
     frequency
), yaitu antara 88-108 MHz.
3. Radio komunikasi FM menggunakan sistem stereo.

Selasa, 15 April 2014

Laporan 6


Fakultas Teknik UNP Padang
Nama : Taufiq Muhammad Nur
Jurusan: Teknik Elektronika
NIM   : 1201912
Prodi    : Pendidikan Teknik elektronika
Grup  : 2E2

A.    Tujuan
Setelah mengikuti praktikum ini diharapkan mahasiswa mampu:
1. Mengenal dan mengetahui prinsip kerja beberapa perangkat audio yang digunakan
    pada sound system pada mobil.
2. Memahami dan mampu menginstalasi peralatan audio audio mobil dengan benar.
3. Mengatasi troubleshooting pada perangkat audio mobil.


B.     Alat dan Bahan
1.  Headunit car audio player
2.  Loudspeaker oval fullrange
3.  Speaker subwoofer 2 coil
4.  Adaptor 12 volt (min 5 ampere)
5.  loudspeaker
6.  Kabel listrik


C.    Teori Singkat
            Rangkaian penguat audio pada kendaraan bermotor (mobil) pada prinsipnya sama dengan peralatan audo HiFi home teater. Audio player home teater berupa CD/VCD/DVD/Blueray player ataupun mp3 player baik yang portable maupun dari smartphone/komputer yang berfungsi sebagai alat produksi musik/audio. Pada peralatan audio mobil, peralatan audio player disebut dengan Head Unit yaitu bagian yang memproduksi audio/musik. Pada head unit terdapat CD/VCD/DVD/Blueray player, mp3 player dan adio penerima yang menjadi satu kesatuan. Pada peralatan Head Unit juga terdapat peralatan filter/equalzer, power amplifier 2 channel maupun 4 channel.



BAT    : Car Battery
HU      : Head Unit
PA       : Power Amplifier
TL       : Tweeter Kiri
TR       : Tweeter Kanan
FL       : Main Speaker Kiri Depan
FR       : Main Speaker Kanan Depan
RL       : Speaker Kiri Belakang
RR       : Speaker Kanan Belakang
SW      : Sub Woofer


D.    Langkah Kerja
1. Lengkapilah peralatan dan bahan praktikum yang akan digunakan, periksa terlebih
    dahulu peralatan dan pastikan peralatan bekerja dalam keadaan baik dan bekerja.
2. Gunakan head unit yang tesedia dan catat serta analisis prinsip kerja srta fungsi
    fungsi player yang tersedia pada head unit dan jelaskan bagian utama pada tabel 1.
3. Gunakan loudspeaker sesuai dengan jenis dan karakteristik, pasang pada peralatan
    head unit yang tersedia.
4. Bunyikan dan dengarkan suara yang dihasilkan.
5. Atur pengaturan volume, nada, bass, dan trable sehingga menghasilkan bunyi yang
    enak didengar.
6. Catat jika terdapat fungsi dan bagian lebih spesifik yang terdapat pada peralatan
    head unit dan isiskan kedalam tabel 2.


E.     Gambar Kerja



F.     Tabel Pengamatan
Tabel 1
No.
Nama Bagian
Fungsi
1.
Mode
Untuk merubah input yang akan digunakan mode Aux in atau Mic.
2.
Mute
Meredamkan nada yang sedang diputar atau masuk pada mode bisu.
3.
Volume Putar
Mengecilkan atau membesarkan volume atau suara keluaran.
4.
Power
Untuk menghidupkan atau mematikan Head Unit.
5.
Tombol Next
Untuk melompat pada nada selanjutnya..
6.
Tombol Prev
Untuk melompat pada nada sebelumnya.
7.
Stop
Untuk menghentikan nada yang sedang diputar.
8.
CD/DVD drive
Tempat memasukkan CD/DVD
9.
Port USB
Untuk memasukkan input melalui USB
10.
Port SD Card
Untuk memasukkan input melalui SD Card
11.
Tombol open
Untuk memasukkan atau mengeluarkan CD/DVD
12.
Tombol Search
Untuk mencari nada yang ingin diputar atau diinputkan.


Tabel 2
No.
Nama Bagian
Fungsi
1.
Bass
Pengaturan nada rendah.
2.
Treble
Pengaturan nada tinggi.
3.
Balance
Penguatan pada speaker.
4.
Fadder
Untuk memilih speaker yang ingin dikuatkan (R/L).
5.
Loudspeaker
Untuk melakukan penguatan pada speker dengan mode loud.
6.
DSP
Untuk melakukan pengaturan suara yang terlah diatur oleh pabrikan yang telah distandarisasi.


G.    Kesimpulan
            Berdasarkan hasil praktikum dan analisa yang telah dilakukan mengenai instalasi audio mobil, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan bahwa:
1.    Dan faktor terpenting untuk menghasilkan suara yang bagus pada sistem Audio Mobil
      ialah dalam pengaturan pada head unit yang digunakan seperti pengaturan pada
      tingkat bass, treble, dan Balance.

2.   
Untuk mendapatkan suara terbaik pada peralatan Audio di dalam mobil meningkatkan
     kapasitas komponen penyusunnya.

3.   
Seting Audio mobil pada Amplifier.sebaiknya diatur LPF dan HPF. fungsinya untuk
     mengatur frequency nada tinggi dan nada rendah pada Audio mobil. sedangkan gain
     pada amplifier berbeda dengan volume, karena fungsi Gain adalah untuk menye-
     laraskan nada rendah dan nada tinggi.